Sejarah menulis

 Menulis

Sebagai pelajar kita tidak lepas dari kegiatan menulis. Menulis sangat erat kaitannya dengan proses belajar mengajar pada umumnya. Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasa dilakukan pada media kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sejarah_tulisan)

Menurut sudut pandang saya sendiri, menulis bisa dikatakan merupakan suatu kegiatan mencatat sesuatu yang bisa menghasilkan informasi dan bisa dibaca oleh orang lain.

Pada awal sejarahnya seperti saat zaman pra aksara pra aksara berasal dari gabungan dua kata yakni pra dan aksara. Pra artinya sebelum, sedangkan aksara memiliki arti tulisan. Sehingga zaman pra aksara merupakan zaman ketika manusia belum mengenal tulisan. Zaman pra aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada, sedangkan leka artinya tulisan). Sehingga nirleka merupakan masa tidak ada tulisan.

Dari peninggalan ini, para ahli membagi menjadi dua zaman, yaitu zaman batu dan zaman logam. Pada zaman batu, alat-alat yang digunakan sebagian besar dari batu. Peninggalan yang ditemukan, di antaranya alat-alat batu (kapak persegi, kapak lonjong, beliung persegi), arca batu, waruga, kubur batu berbentuk kubus, menhir, tugu batu untuk pemujaan roh nenek moyang. Sedangkan pada  zaman logam, alat-alat yang digunakan sebagian besar terbuat dari logam. Peninggalan yang ditemukan, di antaranya Kapak corong dan kapak yang sangat kecil (casandra), Perhiasan dari perunggu, besi, dan emas, arca perunggu.

Kemudian dilanjutkan pada zaman sejarah ialah zaman dimana manusia sudah mengenal tulisan. Dimulai sejak manusia mengenal tulisan sampai sekarang. Begitu panjang dan sangat lama. Banyak sekali peristiwa dan kejadian yang terjadi. Berhubung sudah mengenal tulisan, banyak peninggalan tertulis, seperti kitab dan prasasti.

Kegiatan menulis berkembang pesat sejak diciptakannya teknik percetakan, yang menyebabkan orang makin giat menulis karena karya mereka mudah diterbitkan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan media, kegiatan menulis juga ikut berkembang pesat di dunia. Melalui media elektronik, setiap orang dapat memperoleh bahan penulisan dari internet, sehingga penulis lebih efisien waktu, biaya, dan tenaga. Saat ini penulis juga bisa berbagi semua tulisannya di manapun ia berada dengan menggunakan teknologi berbasis internet. Begitu juga dengan para pembaca, akan lebih mudah untuk melihat tulisan-tulisan penulis yang digemarinya.



Sumber: 

id.m.wikipedia.org › wiki › Sejarah...

Hasil web

Sejarah tulisan - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


id.m.wikipedia.org › wiki › Menulis

Menulis - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/skola/read/2020/06/24/114500569/zaman-praaksara-kehidupan-manusia-di-indonesia

Komentar

Posting Komentar